**Yuta Gemetar: Anomali Kebal Terkuat Nangkring di Gendongan Indomaret Raksasa Hara!**
Dunia Hara bergejolak. Yuta, sang pemburu anomali berpengalaman, mendapati dirinya dihadapkan pada situasi yang benar-benar absurd. Bukan sekadar anomali kuat, tapi anomali kebal terkuat yang pernah ia dengar, kini bermanja-manja di gendongan... Indomaret raksasa.
Ya, Anda tidak salah baca. Sebuah Indomaret, ukurannya menyaingi gunung, berdiri tegak di tengah lanskap Hara yang hancur. Cahaya neonnya berkedip-kedip aneh, memproyeksikan bayangan panjang dan menakutkan. Di gendongan logo oranye ikoniknya, duduklah anomali itu.
Anomali tersebut, yang diberi julukan \"Null\" oleh penduduk setempat, memiliki kemampuan untuk meniadakan segala bentuk serangan. Sihir, energi, bahkan pukulan terkuat Yuta, semua lenyap begitu menyentuh Null. Kulitnya tampak berkilauan seperti obsidian yang baru dipoles, matanya memancarkan kehampaan yang menakutkan.
\"Ini... di luar nalar,\" gumam Yuta, keringat dingin mengalir di pelipisnya. Ia telah menghadapi monster mengerikan, penyihir gila, dan robot pembunuh. Tapi Indomaret raksasa yang mengasuh anomali kebal? Ini adalah tingkatan kegilaan yang baru.
Menurut rumor yang beredar di antara para pengungsi, Indomaret raksasa itu tiba-tiba muncul beberapa hari lalu. Sejak kemunculannya, Null seolah terikat padanya. Tak ada yang tahu mengapa anomali terkuat itu begitu nyaman di pelukan minimarket yang seharusnya menjual mi instan dan minuman dingin.
Beberapa teori aneh mulai bermunculan. Ada yang bilang Indomaret itu adalah manifestasi dari keinginan bawah sadar manusia akan kenyamanan dan keamanan. Yang lain berspekulasi bahwa Null adalah entitas kosmik yang salah mengira Indomaret sebagai ibu angkatnya.
Yuta tahu, teori hanyalah teori. Ia harus mencari tahu kebenaran sebelum Null, dengan perlindungan Indomaret raksasanya, menyebabkan kehancuran Dunia Hara. Ia mendekati Indomaret dengan hati-hati, merasakan energi aneh yang berdenyut dari bangunan itu.
Tiba-tiba, Null membuka matanya. Tatapannya yang kosong tertuju pada Yuta. Ia mengeluarkan suara yang aneh, kombinasi antara gumaman dan melodi yang tidak menyenangkan. Kemudian, dengan gerakan yang mengejutkan, ia meraih sebungkus mi instan dari rak Indomaret dan melemparkannya ke arah Yuta.
Yuta berhasil menghindar. Mi instan itu menabrak tanah, hancur berkeping-keping. Namun, Yuta tahu ini bukan sekadar serangan acak. Ini adalah pesan.
\"Dia... dia ingin aku memecahkan teka-teki ini,\" bisik Yuta, otaknya berpacu. Mengapa mi instan? Mengapa Indomaret? Mengapa anomali kebal terkuat di dunia bersikap seperti bayi yang haus perhatian di gendongan minimarket raksasa?
Petualangan Yuta baru saja dimulai. Ia harus mengungkap misteri di balik Indomaret raksasa dan anomali Null sebelum Dunia Hara tenggelam dalam kekacauan yang lebih besar. Akankah ia berhasil? Atau akankah ia menjadi korban berikutnya dari kegilaan yang melanda Dunia Hara? Hanya waktu yang akan menjawab.
Comments